Jumat, 21 Mei 2010

Charlie ST 12 Tak Pernah Tau Ada Harta Karun Di Cirebon

Berita mengenai ditemukannya harta karun di lautan Cirebon akhir-akhir ini terdengar cukup santer. Charlie, vokalis grup ST12 yang asli Cirebon pun cukup kaget mendengar hal itu.

"Harta karun luar bisa, Cirebon tersimpan harta karun yang luar biasa. Tapi memang terbukti ya, memang dapet dari Cirebon. Aku kaget juga kalau di dasar laut Cirebon ada harta karun yang menumpuk," ujar Charlie saat ditemui di Studio Dahsyat, Rabu (12/5).

Charlie yang kecil lahir di Cirebon dan besar di sana pula tidak pernah mendengar kisah harta karun tersebut.

"Dari kecil enggak pernah denger-denger cerita harta karun di Cirebon, makanya kaget," aku Charlie.

Harta karun yang ada di darat maupun di lautan Indonesia memang menjadi hak negara. Soal apakah akan dijual, Charlie sendiri tak tahu aturan mainnya seperti apa.

"Aku enggak tau aturannya seperti apa, tapi buat aku sayang kalau dijual. Buat Indonesia aja, ini kan merupakan sejarah," ungkap Charlie yang menyayangkan kalau sampai dijual.

Dengan ditemukannya harta karun di perairan Cirebon, Charlie berharap tidak terjadi hal-hal negatif seperti yang ada sekarang. "Ini aku juga harta karun Cirebon ni, hehehe. Ya semoga kekayaan seperti ini tidak menjadi sesuatu yang negatif mengenai jual-menjual, seperti kericuhan perdebatan. Semoga jadi manfaat yang baik," harapnya.



Biografi Vokalis St 12

Muhammad Charlie van Houten
Laki-Laki
Islam
Cirebon, 05 November 1981

Biografi :
Muhammad Charlie van Houten atau lebih dikenal dengan Charlie, adalah vokalis dari grup band ST12. Bersama Ilham Febry (Pepep), Dedy Sudrajat ( Pepeng) dan (almarhum) Iman Rush, mereka berempat mantap berkarir di bawah naungan ST12, yang mengusung genre melayu.

Musisi kelahiran Cirebon, 5 November 1981 menamatkan studinya di Fakultas Seni Musik Universitas Pasundan. Bersama ST12, Charlie sudah mengeluarkan tiga album, JALAN TERBAIK, P.U.S.P.A, dan PUSPA REPACKAGE.

Di akhir 2008, muncul kabar jika Charlie telah menikah. Tak ingin berita menjadi simpang siur, akhirnya ia pun memberikan klarifikasi. Charlie membenarkan jika ia telah menikah dengan Shinta Regina dan tidak bermaksud menutupinya, ia hanya ingin dikenal karena karyanya bukan kehidupan pribadinya.

Sebagai frontman Charlie mengasah kemampuannya sebagai pencipta lagu. Tak hanya untuk ST12, ia juga menulis lagu untuk Olga Syahputra dan Krisdayanti.

Tak hanya sebagai vokalis, Charlie juga menjajal peruntungannya sebagai produser. Ia menjadi produser Sembilan Band, yang vokalisnya notabene adalah adiknya sendiri, Ilham.

Awal 2010, muncul kabar mengejutkan, Charlie dikabarkan sakit keras dan diberitakan meninggal dunia. Tapi ternyata ini hanyalah gosip semata, terbukti Charlie masih baik-baik saja. Charlie memang sempat drop kondisi badannya, dikarenakan ia banyak begadang.

ST12
Grup
Bandung, 20 Januari 2005

Biografi :
ST12 adalah grup musik beraliran musik melayu. ST12 didirikan di Bandung oleh Ilham Febry alias Pepep (drum), Dedy Sudrajat alias Pepeng (gitar), Muhammad Charlie van Houten alias Charlie (vokal), dan Iman Rush (gitar). Awalnya, keempat personel ini tak saling kenal, meski mereka telah lama berkecimpung di dunia musik. Mereka mulai akrab setelah sering bertemu di studio rental di Jalan Stasiun Timur 12, Bandung, milik Pepep. Mereka pun akhirnya resmi mendirikan ST12 pada tanggal 20 Januari 2005. Nama ST12 yang merupakan kependekan dari Jl. Stasiun Timur No. 12 adalah nama pemberian ayah Pepep, Helmi Aziz. Meski keempat personel ini memiliki aliran musik favorit yang berbeda, Charlie menggemari jazz, Pepep suka jazz dan rock, sementara Pepeng tumbuh bersama musik rock, namun mereka kompromi untuk membuat ST12 beraliran melayu. ST12 terpaksa merilis album perdana mereka melalui jalur independen karena tak ada label yang mau menampung mereka. Sayang, pada bulan Oktober 2005, saat tur promosi album di Semarang, Iman Rush meninggal akibat pecahnya pembuluh darah di otak. Trinity Optima Production mulai melirik ST12 setelah album perdana, JALAN TERBAIK (2005), meraih sukses. Album kedua, P.U.S.P.A (2008) yang didedikasikan untuk Iman, dirilis di bawah label Trinity. Perjuangan ST12 agar musik melayu menjadi raja di negeri sendiri tampaknya mulai membuahkan hasil. Dalam ajang AMI Awards 2009 yang diadakan pada 24 April 2009, ST12 menerima penghargaan di kategori Album Pop Terbaik lewat album P.U.S.P.A. Dan di ajang SCTV Music Awards, lewat lagu Saat Terakhir dinobatkan sebagai Lagu Terfavorit. Sukses album P.U.S.P.A, membuat ST12 merilis album PUSPA REPACKAGE. Di album yang di-launching pada Kamis, 16 Juli 2009 ini berisi 14 lagu dengan 4 single baru, yakni Biarkan Jatuh Cinta, Isabella, KebesaranMU, dan MemujaMu. Tak puas hanya merilis album, ST12 pun mulai milirik perilisan buku. Sebagai langkah awal, grup ini meluncurkan buku musik yang mengupas tentang ST12 pada Senin, 5 Oktober 2009. Di buku ini, para fans ST12 bisa mendapatkan seluruh lagu-lagu ST12 beserta lirik dan chord-nya. Lewat buku ini pula ST12 ingin musik melayu lebih diakui lagi. Mengawali 2010, vokalis ST12, Charlie diberitakan kurang sedap. Ia diberitakan sakit keras, bahkan ada beberapa yang memberitakan ia meninggal. Namun ternyata semua hanya isapan jempol belaka. Charlie memang sempat drop kondisinya, karena terlalu banyak begadang, tapi saat ini kondisinya baik-baik saja.